"Felda untuk Felda dan Generasinya"
Orang luar boleh masuk tapi di bawah kuasa Felda ..
Bukanya masuk untuk menguasai Felda.

“Dalam Isu FELDA
Berkaitan Ketidak Puasan Hati,
Komplen Dan Rungutan
Didalam Blog Ini
Ia Terlebih Dulu Telah Dibawa Berunding
Diperingkat Rancangan

10 ARTIKAL TERKINI

CARIAN BLOG INI

Memuatkan ...

Rabu, April 23, 2014

Brunei Terapkan Rajam Bagi Pezina dan Gay. Kecaman Datang dari PBB dan Kelompok LGBT.


Islamedia.co - Pemerintahan Brunei Darussalam akan menerapkan hukuman rajam bagi kaum homoseksual di negara tersebut. Hukuman ini juga akan diberlakukan untuk pelaku zina di negara yang mulai tahun ini menerapkan hukum syariah itu.


Seperti diberitakan Huffington Post pekan lalu, Kesultanan Brunei telah merevisi hukum pidana negara dan menggantinya dengan hukum syariah.  Dalam hukum baru, eksekusi mati dengan rajam akan diterapkan untuk para pelaku zina, hubungan di luar nikah, perkosaan, dan sodomi yang biasa dilakukan kaum gay.


Hukuman mati juga akan diberikan atas dakwaan penistaan ayat-ayat Al-Quran dan Hadits, mengaku nabi, dan pembunuhan. Revisi undang-undang baru ini akan berlaku mulai besok, Selasa 22 April 2014.

Keputusan pemerintahan Sultan Hassanal Bolkiah ini menuai kecaman dari Komisi Tinggi HAM PBB (UHCHR). Dalam pernyataannya, Komisaris UHCHR Rupert Colville mengatakan bahwa hukuman mati untuk berbagai tindakan yang disebut adalah pelanggaran hukum internasional.

"Kami mendesak pemerintah menunda penerapan revisi hukum tersebut dan melakukan peninjauan yang komprehensif untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar hak asasi manusia internasional," kata Colville.

Protes juga telah disampaikan oleh kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transeksual), Gill Action, dengan membatalkan acara konvensi yang rencananya akan digelar di Beverly Hills Hotel, Amerika Serikat, 1-4 Mei mendatang. Hotel tersebut adalah milik Dorchester Group yang dikendalikan oleh Sultan Hassanal Bolkiah.

Walaupun menerapkan hukuman mati dalam undang-undangnya, namun eksekusi tidak pernah dilaksanakan di Brunei sejak tahun 1957. UHCHR mendesak Kesultanan Brunei melakukan moratorium formal eksekusi mati dan menghentikannya.

Khusus umat Islam

Penerapan hukum Syariah tahun 2014 diumumkan Sultan Bolkiah tahun lalu. Hukuman ini hanya akan diberlakukan untuk umat Islam di negara tersebut, yang jumlahnya sepertiga dari populasi keseluruhan 420.000 orang.


"Ini karena kami butuh pada Allah yang Mahakuasa, dengan segala kemurahanNya, telah menciptakan hukum untuk kita, sehingga bisa menegakkan keadilan," kata Bolkiah saat itu.

Selain rajam, pidana syariah memuat hukuman potong tangan bagi pencuri. Namun untuk menerapkan hukum ini tidak semudah yang dibayangkan, ada aturan yang ketat.

Potong tangan hanya akan dijatuhkan bagi barang curian mencapai senilai atau lebih dari seperempat dinar (4,25 gram emas). Kurang dari itu adalah penjara. Sementara hukum rajam hanya diberlakukan untuk pezina yang telah menikah, dengan dihadirkan empat orang saksi laki-laki yang melihat perzinahan itu dengan gamblang.


Sementara itu, yang belum menikah akan dihukum cambuk 100 kali. Hukuman cambuk juga diberikan bagi pengonsumsi khamr atau minuman keras. (ita/viva)
Stumble
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

ZIKIR YANG MERUNTUHKAN ISLAM

Selepas kewafatan Rasulullah, abdullah bin mas'ud masuk ke dalam masjid dan mendapati beberapa sahabat sedang berzikir beramai2 dalam satu bulatan.
Lantas dimarahi oleh ibnu mas'ud, "celakalah kamu! Rasulullah baru sahaja pergi, dan kamu terus melakukan perkara yg tidak dilakukan baginda!?"
Syarah mengenai riwayat ini bukanlah bermaksud berzikir beramai2 itu salah dan bidaah terlarang, namun ibnu mas'ud lebih kepada marah kpd mereka kerana di saat mereka lebih ralit berzikir, ramai lg sahabat Nabi sedang menjalankan kerja2 Nabi yg sebenar iaitu berdakwah menyebarkan islam serta membantu khalifah abu bakr memerangi golongan murtad serta mereka yg enggan membayar zakat. Maka perbuatan para sahabat berzikir beramai2 itu dilihat mengkhianati Nabi s.a.w.
So aku nak relatekan dgn situasi hari ini. Punca kenapa kita tidak bersetuju dgn lambakan majlis qasidah ke majlis nyanyi2 ni ke bukan sbb kita x suka berselawat atau berzikir, tetapi ada benda lain yg lebih aula' perlu kita juangkan. Sebagai cth, kita sedang dalam rangka hendak melaksanakan hukum islam di malaysia, bermula di kelantan. Adakah golongan yg ralit melambai ini akan bangun berjuang bersama2 kami memastikan perjuangan Nabi yg sebenar iaitu menegakkan syariat islam ini tertegak? Atau masih leka melambai?
Sekadar ingatan utk kita semua terutamanya aku sendiri.
Ingatlah firman Allah dalam surah ali imran ayat 31, "katakanlah (wahai Muhammad) jika kamu mencintai Allah maka IKUTLAH AKU..."
Allah suruh kita ikut Nabi, dan Nabi tidak hanya berzikir. Geng asyik zikir ni la antara punca kerajaan abbasiyyah jatuh ke tangan monggol.

ooooooooooooooOOOooooooooooooooo


Pertama: Doa untuk meminta hajat kepada sahibul kubur, entah itu nabi, wali atau yang lainnya. Ini jelas syirik akbar. Allâh Ta'ala memerintahkan,

وَاسْأَلُواْ اللّهَ مِن فَضْلِهِ

Artinya: "Mohonlah pada Allâh sebagian dari karunia-Nya." Q.S. An-Nisa': 32.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mewanti-wanti,

إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلْ اللَّهَ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّه

"Jika engkau memohon, mohonlah kepada Allâh. Dan jika engkau meminta pertolongan, mintalah kepada Allâh." H.R. Tirmidzi (hal. 566 no. 2514 dan beliau berkomentar, "Hasan sahih".

Imam Ibn Abdil Hadi (w. 744 H) menerangkan bahwa berdoa memohon kepada selain Allâh hukumnya adalah haram dan dikategorikan syirik, berdasarkan ijma' para ulama.[44]

Kedua: Menyengaja datang ke kuburan hanya untuk berdoa di situ, atau untuk ziarah kubur plus berdoa, dengan keyakinan bahwa doa di situ lebih mustajab, karena keistimewaan yang dimiliki tempat tersebut. Berdoa di situ lebih afdal dibanding berdoa di masjid atau rumah.

Potret ini mengandung unsur kesengajaan memilih kuburan sebagai tempat untuk berdoa. Dan ini tidak akan dilakukan melainkan karena dorongan keyakinan akan keistimewaan tempat tersebut dan keyakinan bahwa tempat itu memiliki peran dalam menjadikan doa lebih mustajab. Karena itulah jenis kedua ini menjadi terlarang dan dikategorikan bid'ah.

Tatkala berbicara tentang hukum shalat di kuburan, Imam as-Suyuthy menjelaskan, "Jika seorang insan menyengaja shalat di kuburan atau berdoa untuk dirinya sendiri dalam kepentingan dan urusannya, dengan tujuan mendapat berkah dengannya serta mengharapkan terkabulnya doa di situ; maka ini merupakan inti penentangan terhadap Allâh dan Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wa sallam. Menyimpang dari agama dan syariatnya. Juga dianggap bid'ah dalam agama yang tidak diizinkan Allâh, Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wa sallam, maupun para imam kaum muslimin yang setia mengikuti ajaran dan sunnah beliau."[45]

Ketiga: Berdoa di kuburan karena kebetulan, tanpa menyengaja. Seperti orang yang berdoa kepada Allâh di perjalanannya dan kebetulan melewati kuburan. Atau orang yang berziarah kubur terus mengucapkan salam kepada sahibul kubur, meminta keselamatan untuk dirinya dan para penghuni kubur, sebagaimana disebutkan dalam hadits.

Jenis doa seperti ini diperbolehkan. Hadits yang memotivasi untuk mengucapkan salam kepada penghuni kubur menunjukkan bolehnya hal itu.

Dalam hadits Buraidah bin al-Hushaib radhiyallahu 'anhu disebutkan,

أَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمْ الْعَافِيَةَ

"Aku memohon pada Allâh keselamatan untuk kami dan kalian." H.R. Muslim (II/671 no. 975).

Dalam hadits Aisyah radhiyallahu 'anha disebutkan,

وَيَرْحَمُ اللَّهُ الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ

"Semoga Allâh merahmati orang-orang terdahulu kami dan yang akan datang." H.R. Muslim (II/671 no. 974).

Doa yang tidak ada unsur kesengajaan biasanya pendek, sebagaimana disebutkan dalam dua hadits di atas.

Jika ada yang ingin mempraktikkan doa jenis ketiga ini, sebaiknya ia mencukupkan diri dengan doa dan salam yang diajarkan dalam sunnah dan tidak menambah-nambahinya. Karena para ulama salaf membenci berdiam lama di kuburan.

Imam Malik (w. 179 H) berkata, "Aku memandang tidak boleh berdiri untuk berdoa di kuburan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Namun cukup mengucapkan salam lalu berlalu."[46]

Wallahu ta'ala a'lam.

Pesantren "Tunas Ilmu" Purbalingga, Rabu, 25 Mei 2011.

Penulis: Ustadz Abdullah Zaen, Lc., M.A.

Artikel www.muslim.or.id


Dari artikel Shalat dan Berdoa di Kuburan — Muslim.Or.Id by null


Stumble
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Selasa, April 22, 2014

PESTA DADAH ANAK-ANAK MELAYU



Ini lah dia anak2 harapan negara dan bangsa.....ini lah juga lapis2 yg akan menegak islam masa akan datang....TAPI mampukah mereka....wallahualam. ....

Rujuk gambar dibawah. Laporan dari PDRM Penang. Untuk renungan bersama kepada ibu bapa dan anak-anak remaja supaya menjaga moral dan akhlak.

Serbuan Party Dadah (.)
Datok Keramat rpt:1936/14 bertkh 20/4/14.
Bertindak atas maklumat pada 20/4/14 @ 0245 hrs , ( Jbtn Narkotik T.Laut dan sepasukan polis Balai Polis Dato Keramat dan PVR telah buat serbuan di no. 135 Jln Masjid Negeri Georgetown ( Rumah Banglo Homestay Puspahome, sebelah Penang Free School. Sekumpulan lelaki dan perempuan sedang berpesta. Melihat kehadiran polis beberapa lelaki cuba melarikan diri tetapi dapat ditahan.
Seramai 50 lelaki dan 38 perempuan ditahan untuk ujian air kencing; berumur 18 - 34 thn.
Ujian air kencing keatas tangkapan perempuan (M) positif 25 orang (meth/amp).
Manakala lelaki (M) positif 35 orang (meth/amp).

Siasatan mendapati pada asal nya saorang lelaki nama Jazmi Daniel b Abdul Jalal 27th organise birthday party utk 50 kwn2 nya tetapi berlarutan jadi party dadah.
( dimana pemimpin2 politik Pemuda Melayu/Islam di P.Pinang ???? )
Stumble
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

HARAM KENDURI ARWAH ?



Hujah 4 Tokoh Kata Haram Kenduri Arwah, Wajib Dengar, 4 tokoh , DR ASRI, USTAZ AZHAR IDRUS, NIK AZIZ NIK MAT, USTAZ RASUL, Sepakat kata kenduri arwah adalah haram, tetapi kenapa ramai yang masih buat kenduri arwah?

Jawapan Dr Asri

Soalan: Apakah agama menyuruh kita mengadakan kenduri atau jamuan sempena kematian seseorang yang dinamakan dengan kenduri arwah. Sesetengah 'ustaz' akan mencerca sesiapa yang tidak mahu buat dan menganggap sesiapa yang tidak buat kenduri arwah macam tidak menghormati mazhab al-Syafi'i. Apakah ini benar?


Jawapan: Sesuatu yang hendak dikaitkan dengan agama ini mestilah mempunyai dalil yang membuktikannya. Dalam masalah jamuan sempena kematian, sahabat Nabi bernama Jarir bin 'Abdillah al-Bajali menyebut:

كُنَّا نَرَى الِاجْتِمَاعَ إِلَى أَهْلِ الْمَيِّتِ وَصَنْعَةَ الطَّعَامِ مِنْ النِّيَاحَةِ

Kami menganggap berhimpun kepada keluarga si mati dan menyediakan makanan termasuk dalam (hukum) al-Niyahah (meratapi mayat) (Riwayat Ahmad dan Ibn Majah; sanadnya sahih)

Berdasarkan kepada hadith, maka kenduri arwah bukan dari ajaran Islam, ia menyerupai perbuatan meratapi mayat yang dilarang oleh syarak. Maka, amalan itu adalah warisan jahiliyyah yang para sahabah elakkannya.

baca di blog dr maza
http://drmaza.com/himpunan_fatwa/?p=41

Hukum kenduri arwah,ustaz nik aziz kata haram kenduri arwah, drmaza,ustaz asri, dr asri,ustaz azhar idrus kata haram,tak boleh buat kenduri pada si mati,masalah kenduri arwah, ustaz rasul, pendapat imam shafie kenduri arwah,kenduri arwah amalan nenek moyang,fatwa kenduri arwah, hujah kenduri arwah
Stumble
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

MURSI AKAN DIHUKUM MATI


AllahuRobbi,berita yg sangat mengejutkan yg disampaikan olh Dr Syeikh Hassan Syafie,Ahli Majlis Ulama' al Azhar.Presiden sah Mesir,Dr Mohammed Morsi bakal dihukum mati dlm tempoh terdekat mengikut keputusan mahkamah tertinggi Mesir.

Semasa nak sampaikan berita ni semasa menyampaikan kuliah tadi,tangan kiri Syeikh Hassan terketar ketar memegang surat dan tangan kanan Syeikh Hassan menutup mata dan kawan ambe cite,Syeikh Hassan menangis tadi.Lepah selesai membaco surat dlm keadaan menangis,Syeikh Hassan terus keluar kuliah.

Kami yg baru tahu ni pun raso nak pengsan..,allahuRobbi kami sayang Morsi! 
Stumble
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed
kosong

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets

kosong